Santri

Share Button

PANDUAN UNTUK ORANG TUA/WALI UNTUK SUKSES MEMONDOKKAN ANAK
A. Kiat Sukses Memondokkan Anak
1. Niat Harus Ikhlas
Di zaman sekarang, banyak pergeseran makna dalam niat mendidik anak . Kecenderungan orang tua memberikan pendidikan kepada anak adalah untuk mempermudah anak dalam mendapat pekerjaan, untuk membuat anak kelihatan sukses dan pandai atau karena sudah menjadi adat di masyarakat untuk menyekolahkan anak.
Setiap kegiatan yang dilakukan oleh manusia dapat memiliki nilai yang beragam, bisa memiliki nilai ibadah, memiliki nilai tambah secara duniawi, memiliki nilai tambah secara duniawi maupun ukhrowi, memiliki nilai tambah secara ukhrowi saja, atau bahkan tidak memiliki nilai apapun, bahkan bisa jadi malah menimbulkan kemudlorotan. Oleh karena itu niat orang tua dalam memondokkan anak harus ikhlas, harus hanya karena ingin mendapatkan ridlo Allah, melalui memberikan pendidikan keagamaan di pesantren.

2. Mendoakan dan melakukan amalan khusus untuk anak
Tidak ada dzat yang dapat merubah sesuatu selain Allah SWT, namun kita sebagai mahluk Nya, wajib berusaha dan berdoa sesuai aturan Allah

Pesantren dengan jajaran pengurusnya akan berusaha menata pendidikan dan mekanisme pembelajaran di Pesantren sehingga santri menjadi santri yang soleh/solihah dan pandai,itu sebagai bagian dari usaha pesantren dalam melakukan perubahan dan mengubah keadaan, sebagai bagian dari mengikuti perintah Allah dan bersyukur atas nikmat akal.
Orang tua juga harus melakukan usaha sesuai dg aturan pesantren dan mendoakan santri, karena do’a adalah senjata orang mukmin dan tidak ada yang mampu merubah sesuatu selain Doa

3. Mendukung dan mentaati peraturan pesantren
Dukungan orang tua kepada santri dalam mentaati peraturan pesantren adalah sangat penting, karena akan membuat santri menjadi semakin yakin dalam menimba ilmu di pesantren dan mengajarkan kepada santri untuk mentaati peraturan.
4. Aktif dalam kegiatan belajar mengajar dan pencapain keilmuwan anak
Orang tua dapat berperan aktif dalam pencapaian keilmuwan anak saat dirumah dengan cara tetap menanyakan dan memantau kegiatan belajar anak saat dirumah.
5. Menciptakan lingkungan rumah yang kondusif
Saat anak pulang dari pesantren, jangan manjakan anak, sebaiknya biasakan kegiatan anak dirumah seperti kebiasaan dan jadwal di pondok
6. Memberikan rizqi yang halal dan mengutamakan biaya pendidikan anak
Memberikan biaya pendidikan adalah kewajiban orang tua terhadap anak, dan memberikan rizqi yang pasti halal dan berkah akan membantu anak dalam belajar dg mudah. Mengutamakan Memberikan biaya pendidikan anak adalah salah satu wujud jihad fisabilillah orang tua.
7. Mengantar dan menjemput anak saat berangkat dan pulang dari pesantren sesuai izin yang diberikan
Menjemput dan mengantar anak ke pesantren serta memasrahkan kepada pengasuh adalah wujud menjalin silaturahim dan hubungan emosional serta kerja sama antara pengasuh, pengurus dan wali santri dalam mengantarkan santri menjadi anak soleh dan solihah

B. Amalan dan Do’a untuk orang tua
Doa-Doa untuk membantu Anak menjadi Anak soleh
Bacalah do’a-doa berikut rutin setiap habis sholat

Artinya: Ya Tuhanku, Berilah Hamba anak keturunan yang baik, sesungguhnya engkau Maha Pendengar taubat

2. Jadwal penjengukan dan ijin Pulang
a. Santri Boleh dijenguk satu bulan sekali di hari Minggu pagi setiap akhir bulan/minggu ke empat
b. Santri boleh ijin pulang setiap 1 bulan sekali di hari sabtu minggu ke empat setiap bulan, dan harus sudah kembali pada hari minggunya.
3. Kurikulum Tahfidzul Quran Pesantren
a. Membaca Al Quran dg mengeja sampai lancar dg Yanbua/Baghdadiyah, rata-rata ditempuh santri dalam waktu 6 bulan
b. Membaca Juz Amma dg mengeja sampai lancar, rata-rata ditempuh santri dalam waktu 6 bulan
c. Menghafal Juz Amma sampai lancar, rata-rata ditempuh dalam waktu 1 tahun
d. Menghafal surat Masyhuroh meliputi : Yasin, Al Mulk, Al Waqiah, Ar Rohman, Al Baqarah, rata-rata ditempuh dalam waktu 1 tahun
e. Melanjutkan menghafal surat Ali Imron dst….
f. Apabila pada saat menghafal surat masyhuroh sudah mengalami banyak kesulitan dan tidak mapan , berarti jangan diarahkan ke tahfidzul Quran
g. Setiap hari santri melakukan persiapan hafalan pada ba’da mahrib dan ba’da isya sampai jam 20.00 WIB
h. Setiap habis subuh (jam 05.30) setoran minimal 7 baris ayat baru, dan 15 baris ayat lama yang diulang
i. Murojaah dilakukan setiap selesai juz amma, selesai 1 surat masyhuroh dan selesai 3 juz dan kelipatannya.
j. Apabila santri tidak hafal maka akan dikenakan denda pemotongan uang saku sebesar Rp 1000,00
4. Kurikulum Klasikal Pesantren(TPQ)
a. Kelas 1
Hari Senin Selasa Rabu Kamis Sabtu Minggu
Materi Akhlaq Tauhid Yanbu’a Yanbu’a Kreatifitas dan Hafalan Tarikh Islam
b. Kelas 2
Hari Senin Selasa Rabu Kamis Sabtu Minggu
Materi Akhlaq Tauhid Yanbu’a Yanbu’a Kreatifitas dan Hafalan Tarikh Islam
c. Kelas 3
Hari Senin Selasa Rabu Kamis Sabtu Minggu
Materi Aqidah Akhlaq (AA) Tartil Baca Tulis Alquran (BTA)) (BTA) Qiroatul Kutub Tarikh Islam
d. Kelas 4
Hari Senin Selasa Rabu Kamis Sabtu Minggu
Materi AA Tartil Tartil BTA Qiroatul Kutub Qiroatul Kutub

e. Kelas 5
Hari Senin Selasa Rabu Kamis Sabtu Minggu
Materi AA Tartil Tartil BTA Qiroatul Kutub Qiroatul Kutub

f. Kelas 6
Hari Senin Selasa Rabu Kamis Sabtu Minggu
Materi AA Tartil Tartil BTA Qiroatul Kutub Qiroatul Kutub

D. Perawatan Santri Sakit
1. Sakit Ringan
Adalah sakit yang tidak perlu dibawa ke dokter/petugas kesehatan seperti rambut berkutu, pusing ringan dsb yang sakitnya bisa berhenti dg ditangani sendiri. Jika santri mengalami sakit seperti ini maka akan dibelikan obat oleh pengurus yang biayanya akan diganti oleh wali
2. Sakit Sedang
Adalah sakit yang memerlukan diperiksakan kepetugas kesehatan untuk rawat jalan. Apabila santri sakit seperti ini maka akan diperiksakan oleh pengurus dg biaya yang akan diganti oleh wali dan santri tidak diperbolehkan pulang
3. Sakit Berat
Adalah sakit berat yang memerlukan rawat inap. Apabila ada santri yang mengalami sakit berat maka santri akan dibawa ke rumah sakit oleh pengurus, dan orang tua akan dihubungi, santri boleh dibawa pulang, atau dipindahkan ke RS yang dekat rumah sampai santri sembuh.